Hari Buku, Sudahkah Kita Membaca Buku Hari Ini ?!
"Baca Bukumu Jangan Biarkan Sampai Berdebu" penggalan lirik lagu Padi dalam album "OST Upin & Ipin"
(IMHASS INFOGRAFIS)
Hari Buku se-Dunia atau World Book Day merupakan perayaan penghormatan kepada buku, penulis dan mendorong semua orang untuk membaca buku. Perayaan ini diperingati untuk menyampaikan pentingnya membaca buku sebagai perkembangan peradaban. Peringatan Hari Buku dilaksanakan setiap tahun pada 23 April.
Peringatan Hari Buku dicetuskan oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organiztion (UNESCO). UNESCO menetapkn 23 April sebagai Hari Buku bertepatan dengan hari peringatan kematian William Shakespeare, William Wordsworth, David Halberstam, Miguel del Cervantes, Inca Garcliaso de la Vega. Peringatan Hari Bumi pertama kali diadakan pada 23 April 1997 di Irlandia dan Inggris.
Indigenous Languages merupakan tema hari buku yang ditetapkan oleh UNESCO tahun ini. Tema sejalan dengan prioritas PBB dalam upaya untuk mempromosikan linguistik dan multi bahasa. Dimana, buku-buku berbahasa lokal ditampilkan sebagai bentuk apresiasi berbagai bentuk sastra
. Tema ini dipilih karena menghilangnya ribuan bahasa pribumi yang ada di dunia. Bahasa yang hilang merupakan perwakilan sebagian besar keanekaragaman budaya adat dunia.
Sebagian besar tokoh sejarah Indonesia adalah peminat buku. Jadi, dapat disimpulkan para pendiri bangsa adalah orang yang gemar membaca.
Label: Penerangan




