Minggu, 23 April 2023

Hari Buku, Sudahkah Kita Membaca Buku Hari Ini ?!

 "Baca Bukumu Jangan Biarkan Sampai Berdebu" penggalan lirik lagu Padi dalam album "OST Upin & Ipin"

(IMHASS INFOGRAFIS)

    Hari Buku se-Dunia atau World Book Day merupakan perayaan penghormatan kepada buku, penulis dan mendorong semua orang untuk membaca buku. Perayaan ini diperingati untuk menyampaikan pentingnya membaca buku sebagai perkembangan peradaban. Peringatan Hari Buku dilaksanakan setiap tahun pada 23 April. 

    Peringatan Hari Buku dicetuskan oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organiztion (UNESCO). UNESCO menetapkn 23 April sebagai Hari Buku bertepatan dengan hari peringatan kematian William Shakespeare, William Wordsworth, David Halberstam, Miguel del Cervantes, Inca Garcliaso de la Vega. Peringatan Hari Bumi pertama kali diadakan pada 23 April 1997 di Irlandia dan Inggris.

    Indigenous Languages merupakan tema hari buku yang ditetapkan oleh UNESCO tahun ini. Tema sejalan dengan prioritas PBB dalam upaya untuk mempromosikan linguistik dan multi bahasa. Dimana, buku-buku berbahasa lokal ditampilkan sebagai bentuk apresiasi berbagai bentuk sastra . Tema ini dipilih karena menghilangnya ribuan bahasa pribumi yang ada di dunia. Bahasa yang hilang merupakan perwakilan sebagian besar keanekaragaman budaya adat dunia.

    Sebagian besar tokoh sejarah Indonesia adalah peminat buku. Jadi, dapat disimpulkan para pendiri bangsa adalah orang yang gemar membaca.
 


Label:

Sabtu, 22 April 2023

Ayo Jaga Bumi Kita Melalui Momentum Hari Bumi

    Apa sih Hari Bumi itu ? dan kenapa Hari Bumi ada perayaannya ?

(IMHASS INFOGRAFIS)

    Hari Bumi se-Dunia atau Earth World Day adalah perayaan yang diadakan pada 22 April setiap tahun. Peingatan Hari Bumi dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran manusia akan pentingnya menjaga Bumi.
    
    Hari Bumi merupakan gerakan sosial yang muncul sebagai bentuk kepedulian dalam menyuarakan keadaan yang menimpa bumi. Perayaan Hari Bumi pertama kali dilaksanakan oleh senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada 22 April 1970.

    Gagasan Hari Bumi sudah muncul sejak 1960-an di Amerika Serikat. Pada awalnya, orang-orang belum sadar akan dampak dari pencemaran lingkungan. Namun, pada 1962 Rachel Carson menulis buku "Silent Spring" tentang bahaya pestisida. Akhirnya, orang-orang sadar akan dampak dari pencemaran lingkungan yang terjadi.

    Pada tahun 1969, lebih dari 3 juta galon minyak tumpah di pesisir Santa Barbara dan menyusul kecelakaan pengeboran lepas di anjungan lepas pantai Dos Cuadras, Amerika Serikat. Kejadian inilah yang mendorong Gaylord Nelson sebagai salah satu orang yang mengembangkan gagasan Hari Bumi untuk meyakinkan pemerintah melalui konfrensi pers di Seattle tentang bahaya pencemaran lingkungan. 

    Akhirnya, perayaan Hari Bumi resmi diadakan pertama kali pada 22 April 1970 di Amerika Serikat. Dan perayaannya masih berlangsung hingga saat ini.

(Perayaan Hari Bumi di Kabupaten Sorong Selatan yang Diikuti oleh IMHASS MAKASSAR)

      Pada tahun ini, earthday.org mengusung tema "Invest in Our Planet". Tema ini memberitahukan kepada semua pihak baik pemerintah, intitusi, kanglomerat hingga masyarakat sipil. Bahwasannya mereka memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mengatasi masalah yang menimpa Bumi. Semua bertanggung jawab akan masalah perubahan iklim yang tengah terjadi dengan menyelamatkan manusia akan krisis iklim dan membangun ekonomi hijau di setiap negara.

    Mari jaga bumi kita dengan memulai dengan hal paling sederhana seperti menjaga kebersihan, menanam tanaman dan mengurangi penggunanaan air maupun listrik

 
penulis : Fahrul Rasyd











Label: